Momentum Hari Santri Nasional 2026: Kick Off Santri Berhaji dan Digitalisasi Pesantren Kemenag Jabar Bersama BSI di Indramayu

darulmaarif.net – Indramayu, 22 Oktober 2026 | 10.00 WIB

Menyongsong peringatan Hari Santri Nasional, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat bersinergi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan gerakan strategis bagi masa depan dunia pesantren.

Acara bertajuk Kick Off Santri Berhaji, Digitalisasi Pesantren, & Kemilau Emas Kemenag ini resmi dibuka di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Kaplongan, Indramayu, Jawa Barat pada Kamis (22/10/2026).

Langkah ini menjadi milestone penting dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah serta mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan keagamaan.

Mengintegrasikan Ilmu Agama dan Kecakapan Digital

Dunia pesantren saat ini tidak hanya dituntut menjadi benteng moral dan akhlak generasi muda, melainkan juga harus mampu beradaptasi sebagai pusat literasi ekonomi syariah dan teknologi digital. Melalui program kolaboratif ini, para santri diharapkan dapat mulai merencanakan ibadah haji sejak dini sekaligus menguasai berbagai instrumen teknologi modern.

Acara peresmian ditandai dengan penekanan tombol layar sentuh digital secara bersama-sama oleh para pimpinan Kanwil Kemenag Jabar, perwakilan direksi BSI, serta pengasuh pondok pesantren. Momen simbolik ini menandai dimulainya era baru layanan berbasis syariah terintegrasi di lingkungan pesantren se-Jawa Barat.

Tiga Pilar Utama Program Kolaborasi

Kerja sama yang digagas oleh Kemenag Jawa Barat dan BSI ini mencakup tiga pilar utama:

  1. Santri Berhaji: Edukasi dan fasilitasi bagi santri serta keluarga besar pesantren untuk membuka perencanaan ibadah haji sejak usia muda menggunakan instrumen perbankan syariah yang aman dan tepercaya.
  2. Digitalisasi Pesantren: Penerapan sistem keuangan dan administrasi berbasis digital guna mempermudah operasional pesantren, mulai dari manajemen internal hingga transaksi harian santri.
  3. Kemilau Emas Kemenag: Program apresiasi dan pengembangan potensi pesantren untuk memotivasi lahirnya inovasi-inovasi unggul dari kalangan santri.

Melalui sinergi ini, pondok pesantren diharapkan terus bertransformasi secara mandiri. Penataan ekosistem teknologi digital yang diimbangi dengan kuatnya nilai-nilai akhlakul karimah akan melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga siap menjadi motor penggerak ekonomi umat di masa depan.

Semoga bermanfaat.

script>
Info Pendaftaran Santri BaruAda pertanyaan? Chat kami sekarang! 😊