Delegasi Tim Media Pesantren Darul Ma’arif Ikuti Pelatihan Konten Kreator Media Sosial di Cirebon

darulmaarif.net – Indramayu, 13 September 2025 | 16.00 WIB

Delegasi Ustadz dan Ustadzah Tim Media dan Publikasi Pondok Pesantren Darul Ma’arif Kaplongan Indramayu berkesempatan mengikuti Pelatihan Konten Kreator yang diselenggarakan oleh Anggota DPR RI Komisi X, H. Dedi Wahidi, bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pada Sabtu (13 September 2025), di Aula Hotel Prima Cirebon.

Kehadiran tim media Darul Ma’arif ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren tidak hanya fokus pada pendidikan agama dan penguatan spiritual, tetapi juga aktif beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, terutama di bidang media sosial.

Pesantren Siap Bertransformasi Digital

Menurut perwakilan tim media Darul Ma’arif, keikutsertaan dalam pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas publikasi pesantren. Di era digital, dakwah dan syiar Islam tidak lagi terbatas pada mimbar masjid atau ruang kelas, melainkan juga bisa menyebar luas melalui berbagai platform media sosial.

“Pesantren harus mampu menghadirkan narasi positif, inspiratif, dan mendidik di dunia digital. Karena di sanalah generasi muda banyak menghabiskan waktunya,” ujar Ust. M. Ali Ridho yang ikut dalam pelatihan.

Dengan bekal keterampilan konten kreator, para pengelola media pesantren berharap dapat menghadirkan konten yang lebih variatif, kreatif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.

darulmaarif.net 1 3

Belajar dari Praktisi: Teknik dan Etika Berkarya di Medsos

Dalam pelatihan ini, para peserta, termasuk delegasi Darul Ma’arif, mendapatkan berbagai materi praktis:

  • Teknik pembuatan konten yang menarik, mulai dari ide, pengambilan gambar, hingga proses editing.
  • Strategi distribusi konten: bagaimana memilih platform yang tepat, cara menulis caption efektif, hingga pemanfaatan hashtag untuk memperluas jangkauan.
  • Etika digital: bagaimana menjaga konten tetap bermanfaat, bebas dari ujaran kebencian, hoaks, maupun hal-hal yang tidak pantas.
  • Fact checking: memastikan konten yang dipublikasikan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Materi-materi ini sangat relevan dengan kebutuhan tim media pesantren yang setiap hari bertugas membuat dokumentasi kegiatan, mengelola website, hingga menyebarkan konten dakwah melalui media sosial.

Link Materi Teknik Membuat Konten Media Sosial:

Komitmen Membangun Konten Positif

Pesantren Darul Ma’arif melihat media sosial bukan semata ruang hiburan, tetapi ladangnya dakwah dan pendidikan. Karena itu, keikutsertaan dalam pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas karya tim media agar lebih profesional, inspiratif, dan mampu bersaing di tengah derasnya arus informasi digital.

“Bagi kami, setiap postingan adalah bagian dari dakwah. Maka harus ada nilai kebaikan, ilmu, dan inspirasi yang bisa dibawa pulang oleh pembacanya,” tutur satu Usth. Maryam sebagai koordinator Tim Media Pondok Pesantren Darul Ma’arif.

Harapan ke Depan

Setelah mengikuti pelatihan ini, delegasi Tim Media dan Publikasi Pondok Pesantren Darul Ma’arif Kaplongan bertekad untuk terus mengembangkan kreativitas dan profesionalitas dalam mengelola media. Mereka berharap pesantren bisa menjadi contoh bahwa lembaga pendidikan Islam mampu berdaptasi dengan era digital tanpa kehilangan ruh dan jati dirinya.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemicu semangat kolaborasi antara pesantren dan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga riset, maupun komunitas kreator, untuk bersama-sama membangun ekosistem digital yang sehat, edukatif, dan penuh manfaat.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share:

More Posts